link

Tuesday, August 11, 2015

Tranmutasi oleh partikel-partikel yang dipercepat


Tranmutasi dengan sinar ayang berasal dari unsur radioaktif tidak membawa hasil yang memuaskan. Dari sekian banyak partikel-partikel ahanya beberapa yang dapat mengadakan transmutasi.
Hal ini disebabkab karena partikel ayang mendekati inti atom yang mengalami gaya tolak, sehingga hanya partikelayang kecepatannya besar yang dapat sampai pada inti. Transmutasi akan lebih berhasil bila digunakan partikel-partikel yang kecepatan cukup tinggi. Untuk itu diciptakan alat yang dapat mempercepat partikel bermuatan yang disebut Cyclotron.
Pada tahun 1932 Coekroft dan Walton melaporkan hasil reaksi inti dengan proton.
1H1  + 3Li7 ®  2He4    +  2He4
Pada reaksi inti tersebut jumlah energi sebelum reaksi adalah:
energi massa proton       = 1,007825  sma
energi massa litium        = 7,016005  sma
energi kinetik proton
150  keV                        = 0,000160  sma       +
jumlah                            = 8,023990  sma

Jumlah energi sesudah energi  :

energi massa helium 2x4,0026=8,0052 sma
ada selisih sebesar 8,023990-8,0052=0,01879 sma
                                                          =17,4939 MeV
Ketika diukur energi kinetik kedua atom He diperoleh sebesar 17,0 MeV
Suatu persesuaian yang cukup baik

Transmutasi dengan detron yang dipercepat.
13A27   +   1H2 ®12Mg25  +  2He4
Transmutasi dengan netron.

Netron merupakan partikel netral, sangat baik untuk mengadakan transmutasi, sebab hanya mengalami gaya tolak yang kecil ketika menghampiri inti.

7N14  +  0n1®5B11  +  2He4

Netron yang dipakai untuk transmutasi diprodusir dalam reaktor atom.
Dengan netron tersebut dapat diperoleh berbagai macam radio isotop.

11Na23  +  0n1®11Na24

Natrium yang diperoleh adalah isotop radioaktif.
Dengan memancarkan sinar b, isotop natrium berubah menjadi magnesium yang stabil.
                        b

11Na24         12Mg24

No comments:

Post a Comment